Kabartop.com – Neraca perdagangan Italia menunjukkan surplus 2,52 miliar euro (sekitar Rp29,2 triliun) pada Juni, dibandingkan dengan defisit 1,7 miliar euro (sekitar Rp19,8 triliun) pada tahun sebelumnya, menunjukkan perekonomian negara itu berjalan lebih baik dari yang dikhawatirkan.
Ekspor meningkat 5,5 persen, didorong oleh produk-prosuk energi. Impor turun sebesar 7,1 persen, karena melemahnya permintaan saat Italia masih terpukul oleh tingginya tingkat pengangguran dan kenaikan pajak, saat mereka berjuang melawan resesi.
Ekspor di luar Uni Eropa meningkat sebesar 12,3 persen. Ekspor ke Jepang naik 38 persen, ke Amerika Serikat meningkat sebesar 35,4 persen, dan ke negara-negara penghasil minyak di OPEC meningkat 33 persen, seperti diungkapkan National Institute of Statistics.
Penurunan impor tersebut terutama disebabkan adanya penurunan permintaan untuk mobil, yang menurun 26,3 persen, serta penurunan sebesar 19,6 persen untuk barang tekstil.
Pada Mei, neraca perdagangan selama 12 bulan menunjukkan surplus 1,01 miliar euro (sekitar Rp11,8 triliun).
“Penurunan dalam pembelian mobil dari Jerman, produk-produk kimia dari Belgia, dan komputer dari China menyumbang hampir 25 persen dari penurunan sektor impor,” kata Istat dalam sebuah pernyataan yang disertai angka.
Italia memasuki resesi pada akhir 2011. Perekonomian menyusut 0,7 persen pada kuartal kedua 2012, menunjukkan bahwa kontraksi sedikit mereda namun negara itu masih terus berkubang dalam resesi.(AFP)









… [Trackback]…
[...] Read More Infos here: kabartop.com/perdagangan-italia-alami-surplus-di-bulan-juni/ [...]…