shadow
produktivitas-tembakau-di-indonesia-rendah_big__20120927173043_file_vino_cms

Kabartop.com – Pasar tembakau di Eropa, khususnya di Jerman, tetap stabil bahkan cenderung terus meningkat. Krisis ekonomi dan utang di Eropa juga tidak banyak berpengaruh terhadap konsumsi tembakau. Demikian diungkapkan Atase Perdagangan KBRI Berlin, Nusa Eka saat mendampingi Duta Besar RI Berlin Eddy Pratomo dalam kunjungan kerja ke perusahaan tembakau Hellmering, Köhne & Co yang berpusat di Bremen, Jerman.

Sementara itu, Direktur Utama Hellmering Köhne & Co., Wolfgang Köhne mengakui kualitas tembakau asal Deli, Sumatera Utara, merupakan yang terbaik di dunia. “Walaupun banyak daerah lain, baik di Indonesia maupun internasional, yang menghasilkan tembakau dengan jumlah lebih banyak daripada Deli, namun kualitas tembakau asal Deli adalah yang teratas,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangannya kepada Jaringnews.com.

Köhne juga menjelaskan bahwa perpaduan antara benih, jenis tanah dan iklim di daerah Deli paling cocok untuk tanaman tembakau. Tembakau Deli, yang harganya dapat mencapai EUR 150 per kilogram, sudah dikenal lebih dari 120 tahun oleh bangsa Jerman. Bukti-bukti sejarah tembakau Deli dan peran bangsa Jerman dalam mempopulerkan tembakau Deli ke dunia sudah tercatat pada abad ke-19.

Pada kesempatan yang sama, Dubes RI Berlin menekankan kerja sama perdagangan tembakau dan persahabatan antara Indonesia dan Jerman yang telah terjalin selama lebih dari lima dasawarsa perlu terus dibina agar tidak putus dan terabaikan.

Perusahaan Hellmering, Köhne & Co telah melakukan kegiatan usaha di Indonesia sejak tahun 1959. Perusahan milik keluarga yang turun temurun ini merupakan partner terpercaya Indonesia dalam memasarkan tembakau asal Sumatera di Jerman dan negara lain di Eropa.

Pada kunjungan kerja tersebut, Dubes RI dan Atdag KBRI Berlin juga mengunjungi Bremen Tabakbörse yang merupakan tempat pelelangan daun tembakau. Bremen Tabakbörse ini memiliki nilai sejarah penting bagi perdagangan tembakau Indonesia ke pasar Eropa di akhir tahun 1950-an.

Ekspor tembakau Indonesia ke Uni Eropa pada tahun 2011 mencapai 15.698 ton atau senilai USD 85,3 juta. Nilai ini meningkat 52,13% dibanding dengan tahun 2007. Sedangkan pada periode Januari-Mei 2012 ekspor tembakau mencapai 6.409 ton atau senilai 34,3 juta, menurun 8% di tahun 2011 pada periode yang sama.

Produk-produk tembakau yang sangat digemari di Jerman adalah cerutu lintingan asal Sumatera. Ramuan cerutu ini bisa dikombinasikan dengan tembakau dari daerah lain sehingga memiliki cita rasa yang istimewa. Sedangkan cerutu tembakau asal Sumatera merupakan produk eksklusif di Jerman.(sumber)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
shadow