Kabartop.com – Wallstreet ditutup melemah lebih dari 1 persen pada Jumat pekan lalu seiring pertumbuhan ekonomi China K1-12 yang melambat, kekhwatiran krisis Eropa akan muncul kembali dari Spanyol dan juga beberapa data dari Amerika sendiri.
Branch Manager Panin Sekuritas Pontianak, Therian Perry, mengatakan, China mencatat pertumbuhan K1-12 sebesar 8,1 persen. Angka tersebut adalah yang terendah semenjak 3 tahun terakhir dan juga lebih rendah dari perkiraan awal yang sebesar 8,4 persen, demikian berita yang dikutip dari laman Tribunnews.com, Senin (16/4).
Dari Eropa menyumbang sentimen buruk, berupa semakin khwatirnya investor terhadap ekonomi Spanyol. Hal ini tercermin dari credit default swap (CDS) Spanyol yang naik ke rekor tertinggi. “CDS ini adalah asuransi jika surat utang Spanyol default. Semakin orang kuatir, semakin mereka beli CDS, semakin tinggi harga CDS,” jelasnya.
Ia menambahkan, consumer confidence April turun dari level tertingginya sejak 1 tahun terakhir, yaitu tercatat 75,7 (vs76,2est). Penurunan ini disebabkan oleh terus tingginya harga BBM dan juga agak melambatnya penambahan tenaga kerja. (Tribun)









… [Trackback]…
[...] Read More Infos here: kabartop.com/bursa-global-lemah/ [...]…