Kabartop.com – Kontroversi buku karangan Irshad Manji yang berjudul Allah, Liberty and Love yang berujung dilakukannya pembubaran paksa oleh sujumlah massa FPI (Front Pembela Islam), yang dinilai FPI mengajari kesesatan.
Meski FPI menolak peredaraan tersebut, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Salim Alatas mengaku belum membaca buku yang ditulis oleh Irshad Manji ini. Ia hanya mendapat aduan dari Dewan Pimpinan Wilayah FPI Jakarta Selatan bahwa buku itu mengajarkan kesesatan. “Saya tidak dapat buku itu, yang dapat DPW. Mereka yang laporkan ajaran sesat,” katanya, sepeti dikutip dari Tempo.co.
Salim Alatas mengatakan alasan FPI melakukan unjuk rasa karena buku itu dianggap merusak moral bangsa. Jika pemerintah mengizinkan, kata Salim Alatas, artinya pemerintah mengakui ajaran sesat itu. “Bila mau jadi lesbi atau gay, sendiri saja. Jangan ajak-ajak,” tambahnya.
Sumber: Tempo.co









… [Trackback]…
[...] Read More Infos here: kabartop.com/belum-pernah-baca-buku-irshad-manji-ketua-fpi-nilai-buku-itu-sesat/ [...]…