shadow

Kabartop.com – Pembubaran acara bedah buku bertajuk Allah, Liberty and Love karya Irshad Manji di Teater Salihara, Pasarminggu, Jakarta Selatan pada Jumat malam. Pembubaran paksa ini dilakukan sejumlah massa dari Front Pembela Islam karena dianggap telah melakukan tindakan-tindakan penodaan agama.

Sekretaris DPD DKI Jakarta FPI, Habib Novel mengatakan, “Irshad Manji (pembicara asal Kanada) itu merupakan tokoh gay dan lesbian. Dia hendak membawa Islam seakan terbuka pada kaum gay dan lesbi,” ujarnya seperti dikutip dari Beritasatu.com, Sabtu (5/5).

Tindakan tersebut, tegasnya, sangat jelas penghinaan terhadap Islam. “Sampai kapanpun Islam tidak akan menerima gay dan lesbi,” tandasnya.

Seperti diketahui, Jumat (4/5) malam, puluhan orang beratribut Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR), bersama Polsek Pasar Minggu membubarkan diskusi soal iman di Komunitas Salihara.

Saat itu, Salihara menghadirkan pembicara dari Kanada, Irshad Manji. Mereka menghadirkan Irshad untuk membedah buku terbaru Irshad Manji, Allah, Liberty & Love: Suatu Keberanian Mendamaikan Iman dan Kebebasan, Suara Baru Reformis Muslim Kontemporer.  

 

Trackbacks/Pingbacks

  1. … [Trackback]…

    [...] Find More: kabartop.com/bedah-buku-di-salihara-dibubarkan-paksa-oleh-fpi/ [...]…

  2. … [Trackback]…

    [...] Read More Infos here: kabartop.com/bedah-buku-di-salihara-dibubarkan-paksa-oleh-fpi/ [...]…

  3. … [Trackback]…

    [...] Read More here: kabartop.com/bedah-buku-di-salihara-dibubarkan-paksa-oleh-fpi/ [...]…

  4. More Help says:

    … [Trackback]…

    [...] Informations on that Topic: kabartop.com/bedah-buku-di-salihara-dibubarkan-paksa-oleh-fpi/ [...]…

  5. … [Trackback]…

    [...] Find More Informations here: kabartop.com/bedah-buku-di-salihara-dibubarkan-paksa-oleh-fpi/ [...]…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
shadow