shadow

Amerika Serikat Akan Bangkrut?

Monday, 19 November 2012 8:45 am
obama

Kabartop.com – Presiden Barack Obama yang terpilih untuk kedua kalinya telah menghadapi cobaan paling berat pada awal kepemimpinannya untuk periode 2012-2016.

Hutang negara Paman Sam hanya seinci lagi menuju batas atas. Menurut laporan Departemen Keuangan yang dilansir dari Los Angeles Times menunjukkan bahwa utang AS akan menyentuh batas atas yang telah ditentukan pada akhir tahun nanti, yaitu USD 16,4 triliun (Rp 157.850 triliun).

Di sisi lain, BBC News melaporkan defisit keuangan negara adidaya tersebut semakin melebar per Oktober lau. Tercatat defisit AS naik 22 persen dibandingkan setahun sebelumnya menjadi USD 120 miliar (Rp 1.150 triliun).

Tak heran bila serta merta Obama dan pihak legislatif membahas kenaikan pajak dan pemotongan belanja negara secara besar-besaran. Program tersebut rencananya akan diluncurkan pada 1 Januari tahun mendatang.

Obama Kamis (15/11) lalu telah memutuskan untuk tidak memperpanjang insentif pajak untuk orang-orang kaya di Amerika Serikat. Kebijakan keringanan pajak tersebut merupakan warisan dari George W Bush Junior. Alih-alih hanya menghentikan insentif pajak, Obama malah menaikkan pajak untuk warga yang berpendapatan USD 250.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar per tahun.

Sementara itu, anggaran yang dipotong untuk menghemat belanja AS tersebut diperkirakan mencapai USD 500 miliar untuk pemotongan pajak dan pemotongan belanja termasuk dalam pos pertahanan.

Badan Anggaran AS mengatakan hal tersebut akan berdampak resesi pada dua kuartal pertama tahun depan, lalu akan membaik pada semester kedua. Hal tersebut juga akan mengurangi pertumbuhan ekonomi AS hingga 0,5 persen.

Jurang keuangan ini telah membuat pasar Amerika Serikat gonjang ganjing di beberapa pekan belakangan ini. Suatu bukti bahwa resesi ekonomi di AS masih belum berakhir. (Merdeka.com)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
shadow