Kabartop.com – Sebuah kabar memberitakan bahwa hasil kajian yang dilakukan Bank Dunia menunjukkan,setidaknya ada 60 persen warga di negara-negara berkembang tidak memiliki jaminan sosial (social safety nets) padahal hal itu penting terutama bagi kalangan marjinal.
“Safety nets dapat mengubah kehidupan warga dan menyediakan dasar bagipertumbuhan inklusif tanpa membengkakkan anggaran,” kata Presiden BankDunia, Robert B Zoelick, demikian yang dikutip dari laman Beritasatu.com, Kamis (19/4).
Menurut Zoelick, cakupan jaminan sosial yang efektif dapat mengatasi kemiskinan dan mempromosikan kesempatan ekonomi dan kesetaraan jender dengan membantu orang-orang mendapatkan pekerjaan, menanggulangi krisis ekonomi, dan meningkatkan tingkat kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan dari anak-anakmereka.
Selain 60 persen warga di negara berkembang, studi Bank Dunia juga mengemukakan bahwa angka tersebut dapat mencapai hampir 80 persen pada sejumlah negara-negara termiskin di dunia.
Menurut data lembaga keuangan multilateral tersebut, terdapat 66 juta anak-anakdi seluruh dunia yang datang ke sekolah dalam keadaan sukar berkonsentrasi dan belajar. Terdapat pula lebih dari 2,8 juta bayi yang meninggal pada pekan pertama kehidupan mereka, yang sebenarnya dapat dicegah dengan menyediakan layanan pranatal dan setelah melahirkan bagi sang ibu dan anak-anak mereka.
Bank Dunia juga menyatakan bahwa kerentanan warga dalam mendapatkan bahan pangan juga berpotensi memicu konflik dalam keluarga dan meningkatkan tingkat perceraian. (Beritasatu)









… [Trackback]…
[...] Find More Informations here: kabartop.com/60-persen-warga-negara-berkembang-tidak-miliki-jaminan-sosial/ [...]…